Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Memakai XL di luar negeri


Xl  pass
Memakai XL di China, Beijing, Shanghai, Hangzhou, Suzhou.

Bagaimana cara memakai XL Indonesia ketika di China?

Apakah nomor kita tetap bisa dipakai di luar negeri?

Pertanyaan-pertanyaan itu bisa muncul pada orang-orang yang hendak traveling ke luar negeri. Dimana mereka masih ingin terus berhubungan baik melalui telepon atau media sosial dengan teman-teman dan handai taulan atau bisnisnya selama berada di Luar Negeri.

Tulisan ini saya tujukan kepada orang Indonesia yang memiliki Nomor XL dan hendak bepergian ke China tetap dengan memakai Kartu XL nya.
Jika pembaca ingin pergi ke China melalui kota kota tersebut, maka pembaca bisa tetap terhubung ( menelepon, ditelepon ) dengan rekan rekan melalui noor XL yang dimilikinya. Selain komunikasi suara, maka pembaca juga tetap bisa terhubung dengan Whatsapp, facebook, Instagram dengan nyaman. Secara pembaca banyak yang ingin eksis dengan mengunggah foto foto lokasi, makanan, performance art dan sebagainya tetap lancar.
Tidak perlu ganti nomor dan ganti HP, tetap bawa HP kalian sampai ke Negeri China dan nikmati layanan XL tanpa henti sepanjang hari dengan tarip ekonomis.
Hal yang harus dilakukan adalah dengan:
  • 1.       Membeli menu Roaming melalui aplikasi MyXL. Unduh terlebih dahulu aplikasi My XL di HP.
  • 2.       Membeli paket Roaming ( XL PASS )melalui aplikasi My Xl. Ada banyak pilihan disana: paket 30 hari, paket 7 hari, paket 3 hari, paket 1 hari. Sesuaikanlah dengan waktu kalian berada di China. Sebagai contoh saya membeli paket Roaming XL Pass 7 hari sebesar Rp. 200.000
  • 3.       Membeli paket untuk kebutuhan bicara dan internet, misalnya saja membeli paket Extra Combo 10GB + 10GB seharga Rp. 89.000 dengan masa aktif 30 hari
  • 4.       Pembelian XL PASS dan Xtra Combo dilakukan saat masih berada di Indonesia. Misalnya kalian berangkat dengan penerbangan jam 24.00 maka aktifkanlah XL pass dan xtra Combo sebelum jam tersebut.
  • 5.       Sebenarnya XL pass ini nerlaku untuk berbagai negara di Asia dan Australia, Eropa, Afrika khusus China bekerja sama dengan China Mobile.
  • 6.       Pastikan lagi bahwa HP kalian mendukung layanan 4G LTE, jadi handphone 3G tidak bisa menerima layanan ini.
  • 7.       Sesampai di negara tujuan, restart lah HP kalian dan tunggu sampai sinyal Roaming terhubung dan kalian siap ONLINE lagi sepanjang hari.   
   Semoga tulisan ini semakin membuat pembaca lebih jelas dan menjadi paham bagaimana mempersiapkan diri jika hendak memakai HP dan nomor XL di luar negeri.

Lebih lanjut silakan kunjungi link di bawah ini:

https://www.xl.co.id/id/for-you/mobile/prepaid/package-detail/Roaming/xl-pass                                                                                      







Catatan kecil berkunjung ke Australia

Catatan kecil ini saya khususkan untuk orang Indonesia yang baru pertama kali mengjnjungi Australia. Seperti saya ini juga termasuk pertama kali datang kesana. Beberapa catatan kecil ini mudah mudahan membantu.


Tentang colokan listrik
Bagi orang Indonesia smartphone sepertinya wajib dibawa kemanapun pergi. Nah untuk urusan cas mengecas baik nanti mengecas smartphone maupun powerbank nya maka sumber listrik di hotel atau apartemen harus bisa diakses. Colokan/ stopkontak di Ausie adalah jenis kaki 3 namun semua kakinya pipih dan tipis. Anda harus mencari adaptor utk colokan ini sehingga semua peralatan versi Indonesia bisa memperoleh pasokan listrik. Saya menyarankan untuk membeli adaptor colokan disana, sekitar 4 AuD bisa diperoleh di minimarket seven eleven atau sejenis. Silakan lihat di foto yang saya sertakan.

Tentang SIM card kartu perdana
Jodohnya smartphone adalah kartu perdana, akan lebih murah jika Anda membeli kartu perdana di sana. Bagi yang punya smartphone kartu ganda bisa mengganti satu kartunya dengan kartu perdana Australia. Saya memperoleh sebuah kartu perdana Bermerk OPTUS, saya lihat cukup wajar harganya. Perdana yang sudah dipaketkan dengan kuota bernilai 20 Aud dengan jatah 1,5 Giga perhari terus menerus selama 10 hati. Jadi kalau dihitung sehari hanya 2 dolar Ausie, cukup masuk akal bukan? Anda tinggal menyerahkan smartphone kepada petugas maka akan dibantu setting dan sebagainya sampai siap. Gerainya saat itu dapat dijumpai di Bandara Sydney Australia.

Tentang WC di hotel
Rata rata hotel di Australia tidak menyediakan showe untuk WC duduknya. Ini berarti Anda harus cebok dengan menggunakan tisyu rol yang tersedia. Bagi beberapa orang hal ini memerlukan penyesuaian 😁😁😁. Ada baiknya Anda membawa tisyu basah dari Indonesia untuk digunakan sehabis BAB. Jangan lupa yaa 😁😁

Tentang air minum
Semua air kran di Australia ( Sydney, Brisbane dsb ) layak diminum, artinya siap minum. Baik itu di water tap di bandara, di hotel. Anda bisa membawa botol kosong untuk wadah air. Perlu diketahui bahwa harga air mineral di negeri kanguru ini cukup mahal untuk ukuran rupiah 😁😁. Namun jangan kawatir selain air keran maka Anda bisa beli air mineral yang kadang kadang dijual promo. Anda harus jeli dalam membelinya. Karena saya memperoleh air mineral dalam botol dengan harga hanya 0,5 AuD atau 5000 an perak untuk ukuran 600 ml. Air ini dijual secara paket isi 12 botol dengan harga 6 AuD.

Bisnis Bimbingan Belajar, ujung ujungnya...... duit juga

Sabtu pagi 26 Mei 2013 anak saya mendapat undangan untuk mengikuti try out kenaikan kelas dari kelas 5 ke kelas 6 oleh sebuah bimbingan belajar yang berkantor di Jl. C Simanjuntak Jogja. Ada dua tujuan yang hendak dicapai bimbingan belajar itu, yang pertama anak bisa mengetahui kemampuannya setelah mengerjakan 85 soal yang disajikan. Kedua, saat anak anak mengerjakan soal maka orang tua diberi presentasi sederhana tentang layanan bimbingan belajar tersebut serta gambaran mengenai NEM yang menjadi syarat agar bisa diterima di SMP negeri favorit di Kota Jogja. Karena anak saya belum terbiasa memakai pensil 2B dan cara bagaimana menghitamkan dengan baik, ditambah memang tanpa persiapan, Maka tentu saja hasilnya buruk.
Nampaknya ini merupakan cara pemasaran yang cukup efektif, mengapa demikian? Karena jika hasil yang diperoleh dalam try out kurang memuaskan tentu anak anak akan merasa tidak siap menghadapi kenaikan kelas 5. Jika anak anak merasa tidak siap maka tentu ia akan meminta orang tuanya untuk mengikutkan dirinya kepada bimbingan belajar tersebut.  Dari sisi orang tua yang sudah diberi presentasi tentu juga akan mempertimbangkan untuk mendaftarkan anaknya ke bimbingan belajar tersebut. Apalagi bimbingan yang diberikan di awal kelas 6 lebih menjamin seorang siswa agar dapat belajar lebih baik untuk meraih keinginannya masuk ke sekolah negeri favorit. Ditambah lagi bonus bonus dan cash back besar. Ini sudah memakai cara pemasaran modern yaitu : memberikan tenggat waktu Bonus. Jika dibayar lunas maka Bonus diberikan tetapi jika diangsur hanya akan diberi sebagian bonus saja. Kemudian cash back besar juga merupakan iming iming yang menggoda bagi orang tua siswa.
Rupa rupanya bimbingan belajar masih menjadi sebuah bisnis yang bagus di Jogjakarta.  Entah orientasinya murni memberikan bantuan pendidikan atau memang ber orientasi bisnis semata. Hasil prestasi siswa yang dinilai berdasarkan nilai semata membuat para siswa berlomba lomba meraih nilai tinggi. Apalagi SMP favorit juga mensyaratkan range nilai tertentu bagi yang akan masuk ke sana.  Saya berpikir jika SMP favorit sudah mensyaratkan NEM tertentu maka sudah barang tentu nanti hasilnya atau lulusannya akan baik karena inputnya sudah berupa siswa siswa yang punya kepandaian.  Celakanya ada juga SMP tempat "berkumpulnya" siswa siswa dengan NEM yang buruk dan barangkali hanya sedikit saja siswa dengan NEM bagus yang "tersesat" kesana.  Ini tentu membuat siswa semakin terkotak kotak.  Ada kelompok NEM bagus dan ada kelompok NEM jelek. Menurut saya adalah bagaimana mengembangkan semangat berbagi untuk sesama siswa pada saat mereka ada dibangku sekolah. Bagi siswa yang merasa bisa belajar lebih baik maka dia menjadi mentor bagi siswa siswa lain yang kurang baik dalam pemahaman pelajaran.  Jika ini mulai dikembangkan sedari SD, maka tentu semangat kebersamaan dan persaingan yang sehat dapat terwujud. Si mentor tentu akan belajar dengan lebih baik karena juga takut dikalahkan oleh temannya.

Sumber foto : harianjogja(dot)com

Kopitiam Oey ngasih kartupos diskon



 
Suatu malam yang belum malam sekali, sekitar jam 21.00 saya bersama seorang kawan mencari tempat ngopi di Jogja. Lalu saya ingat dengan Kopitiam Oey nya pak Bondan. Menujulah saya kesana, saya memesan 2 piring bakmi goreng Jawa, saya minum teh tarik, kawan saya memesan teh blonthank yang sangat nikmat. Meski bukan termasuk penggemar berat kopi namun saat siang hari saya berani memesan kopi disana. Namun karena ini malam hari maka saya mematuhi peringatan Kopitiam Oey, hahahahah... katanya kopinya amat kental sehingga bisa membuat sulit tidur, nah saya ngga ingin sulit tidur maka mending minum teh tarik saja.

Ada sebuah ide menarik yang dibuat oleh Kopitiam Oey, yaitu semacam referal program. Kitadiminta memberikan data nama dan alamat seseorang yang akan kita referensikan untuk mencicipi Kopitiam Oey. Oleh pramuniaga saya ditawarin 2 macam kartupos cantik, ah klasik maksud saya. Bergambar lukisan Cina, ada pula yang bergambar wanitayang merupakan cover majalah ternama. Disamping selembar formulir dimana saya harus mengisi nama dan alamat satu orang teman yang direferensikan. Setelah mengisinya saya diminta memilih 2 kartupos, sebuah untuk saya sendiri dan sebuah lainnya untuk teman yang saya referensikan.

Beberapa hari setelah itu maka tibalah kartupos dari Kopitiam Oey yang ternyata berisi voucher discount untuk pembelian sampai 3 kali dalam dua bulan. Discount 15 % pada kunjungan pertama dan kedua, serta discount 30% pada kunjungan ke 3. Cukup kreatif, barangkali Anda ingin mencontohnya?

Awas ada dugaan ISP memata matai pengguna internet?



Terbetik kabar bahwa dua penyedia jasa internet Indonesia diduga memata matai penggunanya dengan memakai sebuah software canggih buatan Jerman. Software ini hanya dijual untuk kalangan terbatas.  Berita ini bermuara dari adanya laporan oleh Citizen Lab, Laporan dari Citizen Lab menyebutkan bahwa kedua perusahaan penyedia ISP itu memasang perangkat lunak FinSpy buatan Gamma International GmbH, perusahaan asal Munich. FinSpy sendiri merupakan software mata-mata yang dapat mengawasi trafik dan konten user. ( sumber Liputan6 dot com )

Tentu saja Telkom dan Biz Net segera membantah kabar tak sedap tersebut.

Bantahan Biz Net : "Dari Biznet tidak ada policy seperti itu. Kita sedang cek IP address itu punya siapa," kata Presiden Direktur Biznet Network Adi Kusma saat dihubungi KompasTekno, Senin (18/3/2013).

Bantahan Telkom : "Bahwa Telkom tidak mempunyai server untuk melakukan monitoring atau memata-matai pelanggan," ujar Slamet Riyadi, Head of Corporate Communication and Affair Telkom.

Tanggapan Kemkominfo : "Kami tak mau menjadi over-reaktif terhadap isu yang beredar secara luas. Kominfo yakin kedua perusahaan itu tidak akan melakukan itu karena tahu resikonya," ungkap Gatot S. Dewabroto, Kepala Pusat Informasi dan Departemen Keminfo kepada Liputan6.com, Senin (18/3/2013).

Lantas apakah itu berarti laporan oleh Citizen Lab ini adalah mengada ada saja? Padahal hasil penelitian Citizen Lab, Universitas Toronto, Kanada, menunjukkan bahwa tiga perusahaan penyedia jasa internet (internet service provider atau ISP) di Indonesia memakai perangkat lunak FinFisher atau dikenal juga sebagai FinSpy. Selain Telkom dan Biznet, Matrixnet Global juga diduga memata-matai pelanggan.

Berikut adalah teks asli dari Citizen Lab yang menyatakan laporan bahwa Indonesia adalah salah satu negara yang penyedia jasa internetnya memasang software mata mata:
We have found command and control servers for FinSpy backdoors, part of Gamma International’s FinFisher “remote monitoring solution,” in a total of 25 countries: Australia, Bahrain, Bangladesh, Brunei, Canada, Czech Republic, Estonia, Ethiopia, Germany, India, Indonesia, Japan, Latvia, Malaysia, Mexico, Mongolia, Netherlands, Qatar, Serbia, Singapore, Turkmenistan, United Arab Emirates, United Kingdom, United States, Vietnam. ( sumber : https://citizenlab.org/2013/03/you-only-click-twice-finfishers-global-proliferation-2/)

Ternyata ada banyak negara yang berdasarkan laporan Citizen Lab, melakukan hal yang sama dengan Indonesia. Lalu apakah mereka membantah juga? Mari kita tetap ikuti kelanjutannya.

Pengusaha baru, hindarilah hal-hal ini



 Menjadi pengusaha muda tentunya menjadi impian hampir setiap orang. Sukses, Kaya dan dikenal banyak orang adalah dambaan setiap orang. Namun selalu saja ada kerikil kerikil yang bisa membuat seorang pengusaha baru tersandung. Apa saja yang tidak boleh dilakukan agar Anda bisa terhindar dari kerikil kerikil? Coba simak perenungan saya berikut : 

Membeli barang barang konsumtif.  Biasa kalau usaha sudah mulai maju maka pengusaha ini akan membeli berbagai barang konsumtif semacam : televisi, player, kulkas, AC, mobil dan lainnya. Tidak salah membelinya namun sesuaikanlah dengan fungsi dan kebutuhannya. Apakah benar benar sudah memerlukan atau belum? Misalnya saja lebih baik membeli pickup dibandingkan sedan jika memang perusahaan yg dikelola lebih memerlukan armada pengiriman.
Mencampur adukan uang perusahaan dan uang pribadi. Ini yang acapkali membuat pengusaha merasa kaya namun sebenarnya ia mengambil modalnya sendiri. Saran saya adalah dengan cara menggaji diri sendiri. Semua kebutuhan pribadi dan rumah tangga sebaiknya diambil dari gaji tersebut. Ini akan membuat kita terlatih untuk hidup hemat.
Menikah lagi. Saya tak mau mengaitkan ini dengan agama tertentu atau adat tertentu. Urusan syahwat ini seringkali timbul seiring dengan jumlah uang yang bertambah. Apakah itu akan menikah atau semakin sering memakai wanita panggilan, yang jelas ini pengeluaran yang tidak ada gunanya menurut hemat saya.
Berhutang disatu suplier, lalu pindah ke suplier lain. Ini sebuah kebiasaan yang sering saya jumpai di pengusaha yang nakal, ketika ia diberikan fasilitas pembayaran tempo oleh suplier/toko. Pengusaha akan berhutang di satu suplier/toko dan kemudian berusaha mengulur waktu pelunasan. Kemudian jika ditagih maka dia akan pindah ke Toko/suplier lain untuk berhutang kembali. Ini lah yang membuat seorang pengusaha di Cap sebagai penipu dan menutup jalannya sendiri.
Tergiur dengan investasi bodong. Ini kebiasaan orang yang tak pernahmemegang uang banyak, ketika dia memegang uang banyak maka yang timbul adalah nafsu serakahnya. Biasanya akan mudah tertarik untuk dengan cepat melipatkalikan jumlah uangnya dengan jenis jenis investasi bodong atau palsu semacam MLM palsu atau tipu tipu lainnya.

Semoga menginspirasi.

We Chat, chating semakin bebas



Kini selain WhatsApp sudah ada aplikasi lain yang bernama WeChat. Dengan memakai aplikasi ini maka komunikasi lewat chating akan menjadi lebih lancar karena bisa berkomunikasi antara paltform yang berbeda. Kini tersedia untuk : Apple, Blackberry, Android, Microsoft, Symbian, Computer. Menginstalnya pun tidak terlalu sulit karena mirip dengan WhatsApp dimana menggunakan nomer telepon sebagai identitas dari WeChat Anda.

WeChat dikembangkan oleh Tencent, sebuah perusahaan raksasa penyedia layanan internet dari Hong Kong. DI Indonesia MNC bekerjasama dengan Tencent dan Hillhouse ( sebagai perusahaan penanaman modal ) membentuk sebuah perusahaan bernama MNC Tencent, yang konon modalnya puluhan juta dolar.

Sebagai langkah awal maka MNC Tencent meluncurkan We Chat, nantinya perusahaan ini akan menyediakan layanan TV internet, Game online dan Mesin Pencari layaknya Google.
Penandatanganan MOU Tencent dan MNC sendiri sudah dilakukan pada 28 Februari 2013 yang lalu.

Sumber : SWA.co.id