Dalam beberapa hari sekitar tanggal tanggal awal Oktober 2022 barangkali para pengunjung dibingungkan dengan adanya penyekatan area dalam Malioboro mal Jogjakarta yang berakibat pengunjung menjadi kerepotan dalam mengakses seluruh bagian mal. Sebab pintu masuk mal terbagi menjadi dua. Ini yang tidak diketahui oleh banyak orang. Pintu masuk utama yang dari arah masuk Jalan Malioboro (pintu barat), tetapi ada pintu lain yang bisa di akses yaitu melalui jalan Perwakilan. Kedua pintu tersebut mengakses area yang berbeda. Jika anda masuk melalui pintu utama maka daerahnya terbatas, demikian juga jika mengakses dari Jalan perwakilan akses nya juga terbatas. Artinya MAL TERSEBUT TERBAGI MENJADI DUA. Saya tidak tahu apakah kebijakan tersebut akan dilanjutkan sampai selama-lamanya, atau hanya sementara saja. Kalau selama-lamanya tentu akan membuat tenant di Malioboro mal mengalami penurunan omset penjualan sebagai akibat keterbatasan akses pengunjungnya. Semoga hal tersebut bisa diselesaikan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan publik.
MALIOBORO MAL DUA PINTU?
Laptop lancar jaya mengganti hardisk dengan SSD, super kencang
Saya memakai Laptop ACER Aspire yang sudah cukup lama, barangkali hampir 4 tahun. Tetapi menurut saya secara fisik masih baik, keyboard oke, media simpan bersisa banyak, monitor masih terang, battery masih jos. Tetapi memang kecepatan saya rasa sudah melambat. Jika untuk keperluan di rumah saja, maka kecepatan ini tidak terlalu bermasalah. Namun jika dipakai untuk sesuatu presentasi yang berkaitan dengan orang banyak dan dengan waktu yang kadang mendesak, kecepatan ini bisa jadi sebuah masalah besar.
DILEMA AKIBAT CORONA VIRUS
Saya sangat senang manakala Pemerinta Republik Indonesia menetapkan larangan mudik saat Lebaran 2021 dengan tujuan yang baik yaitu agar Virus Corona bisa dikendalikan dan tidak menyebar akibat orang-orang yang lalu lalang dari satu kota ke kota lainnya secara bersama-sama.
Tetapi apa yang terjadi? Lalu lalang memang tidak terjadi tetapi tempat-tempat hiburan lokal kemudian menjadi serbuan penduduk yang tidak mudik, akibatnya kerumunan tak terkendali lagi dan tentu saja penularan tidak bisa dihindari. Entah sebarapa signifikan akibat yang terjadi, saya tidak menyajikan datanya.
Sebagai orang yang tinggal di Jogjakarta saya merasakan bahwa di saat lebaran 2021 sungguh sepi sekali keadaan kota, utamanya yang menjadi Zona tujuan wisata di kota yaitu MALIOBORO. Kebetulan di tanggal 14 mei saya sempat ke daerah sekitar Prambanan, jalanan luar biasa sepi sekali. Hari ke dua, tanggal 15 Mei 2021 saya ke seputaran BOROBUDUR, jalan keluar Jogja menuju ke arah Magelang juga sepinya luar biasa. Petugas penyekatan tidak nampak memeriksa mobil saya yang menuju keluar kota. Barangkali saja karena sudah Lebaran dan sudah dianggap tidak mungkin ada yang mudik. ha ha ha...
Dan ini dia tanggal yang dinanti-nantikan segera tiba, yaitu tanggal 1 Juni 2021, dimana tanggal 30 Mei adalah hari Minggu tanggal 1 Juni adalah hari Lahir Pancasila. Dhuarrrr ini hari kejepit yang bakalan dipakai oleh mereka yang akan balas dendam gara-gara saat lebaran ngga bisa mudik atau berwisata.
Jadi itulah Libur panjang : mulai Sabtu, Minggu, Senin (cuti), Selasa total 4 hari gaes. Apalagi kalau Jumat sore udah mulai bergerak. Saya merasakan di Jogja mulai Sabtu sore sudah dipenuhi mobil-mobil ber Plat non AB memenuhi jalan Parangtritis. Saya tahu beberapa mobil masuk ke Jogja via ring road selatan. Yaitu ketika akan memasuki Kota Jogja dibawah jembatan Layang Janti belok ke kiri/selatan memasuki Ring Road selatan. Biasanya jalan lancar sih, sampai ke Jalan Parangtritis masuk ke utara atau masuk kota. Tumben Jalan Parangtritis antrian mobilnya panjang dan..... plat AD, D, B, AA, L mulai terlihat berderet-deret. Daaaaan malamnyaaa, sungguh luar biasa malam minggu kali ini di Jogja sudah tidak ada Pandemi saja. Mereka seolah tidak peduli, tempat makan full, jalan Malioboro penuh wisatawan. Kalau sudah begini apakah benar-benar protokol kesehatan ditaati??
Biasa akan terjadi peningkatan kasus penularan setelah dua minggu dari libur panjang. Harapan saya sih tidak terjadi hal yang mboten-mboten. Semoga semua sihat dan taat.
Pandemi Covid membuat kita kreatif
- · Yang pertama adalah menjaga jarak antara seorang dengan yang lain, sebab penularan virus terjadi melalui droplet penderita. Maka dengan mengatur jarak tertentu diharapkan droplet/ air ludah tidak tersebar menuju kepada mulut, mata, hidung yang berhubungan langsung dengan paru paru sebagai lokasi berbiaknya Virus Corona.
- · Memakai masker, pada mulanya yang memakai masker adalah para penderita Covid 19 tetapi selanjutnya berkembang sebuah aturan baru yaitu bahwa semua orang diwajibkan memakai masker. Ini tentu untuk mengantisipasi mereka yang Orang Tanpa Gejala, mereka para carrier ini bisa tidak menampakkan gejala fisik apapun namun membawa serta Virus kemana-mana dan siap ditularkan.
- · Cuci tangan memakai sabun dan air mengalir, ini sederhana namun sangat ampuh dalam mematikan Virus. Sebab lemak di virus akan hancur dengan pemakaian detergen. Bukan tidak mungkin kebiasaan cuci tangan ini juga menghindarkan kita dari banyak penyakit.
Bersih-bersih MALIOBORO
Halaman
Antri perpanjangan paspor di Kantor Imigrasi Yogyakarta
Tag: kantor imigrasi yogyakarta, perpanjangan paspor, antrian perpanjangan paspor, sistem antrian yang baik
,Pengamen jalanan
Mahasiswa kok mengemis ?
Tugu Jogja dan grafiti
Tugu Jogja dan sepasang sepatu
Bisnis Bimbingan Belajar, ujung ujungnya...... duit juga
Sumber foto : harianjogja(dot)com
Suara gaib di Jogja
Ruwetnya menyeberang di depan Ambarrukmo Plaza Jogja
![]() |
| Zebra Cross depan Amplaz |




