Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan

Lupa hari

rangkaian hari
Seringkali saya lupa dengan tanggal, misalnya saya sedang bertransaksi di sebuah bank. Setiap mengisi formulir di bank maka selalu diminta untuk menuliskan tanggal transaksinya dan kadang-kadang saya lupa dan harus melihat di kalender meja bank tersebut. Entah mengapa hal ini berbeda dengan saat kita sedang sekolah atau kuliah. Seolah kita begitu hapal dengan hari dan tanggal, kapan harus mengembalikan buku ke perpustakaan, kapan harus KRS, kapan harus mengecek kiriman uang dari ortu.  Hari-hari sangat sangat menarik dan bervariasi, seringkali anak-anak menghitung mundur hari sekolahnya sampai kepada hari libur atau rangkaian hari libur yang mungkin hanya 2 hari saja. Namun mereka merasa bahwa hari harinya begitu berwarna dan begitu panjang.
Setelah memasuki dunia kerja, dunia berkeluarga maka nama nama hari dan tanggal seolah olah luntur semua. Dalam ingatan yang ada hanya 2 jenis hari saja yaitu hari bekerja dan hari libur. Tak peduli apakah itu Senin , Rabu atau Sabtu maka saya akan melihat itu hari yang sama, pekerjaan yang sama, kegiatan yang sama, masalah yang kurang lebih sama. Sedangkan Minggu memperoleh penghargaan tersendiri karena selalu diingat liburnya. Betapa hari sabtu atau jumat menjadi hari yang ditunggu untuk segera dilewatkan karena akan menuju Minggu.
Dan tanpa dihitung pun kita sudah berada hampir di penghujung Bulan januari 2018. Rasa rasanya 1 januari baru saja kita rayakan, hingar bingar malam tutup Tahun 2017 masih terngiang jelas ditelinga, terangnya sinar dari kembang api dan petasan yang membakar langit masih jelas terekam dipelupuk mata. Kini tinggal sedikit hari lagi sudah harus kita tinggalkan untuk memasuki Bulan ke 2 di tahun 2018.
Lalu kita teringat dengan resolusi-resolusi yang sudah kita buat di awal tahun. Benarkah sampai saat ini sudah mulai kita kerjakan meski sedikit. Pepatah Cina mengatakan seribu langkah selalu dimulai dari langkah pertama.

Selamat malam dan selamat merenung.

Lakukanlah dengan segenap hatimu


Pagi tadi saya iseng masuk ke Youtube, ternyata dari trend yang direkomendasikan adalah Indonesia Idol. Sebuah ajang pencarian bakat untuk calon calon penyanyi. Saya mencoba menonton beberapa proses audisi dan sungguh bahwa anak anak sekarang generasi now ini sungguh luar biasa.  Bahkan sudah ada yang punya channel sendiri di Youtube dan di view oleh banyak orang videonya. Betapa menakjubkan. Tetapi saya yakin bahwa usaha yang mereka lakukan tentu sangat besar. Tidak ada sesuatu keberhasilan yang hanya diperoleh dengan bersantai-santai tanpa kucuran keringat, bias jadi juga dengan biaya biaya yang besar. Yah tetapi itulah namanya usaha. Keseriusan kita dalam berusaha jugakadang kadang tidak seimbang dengan hasil yang diperoleh. Usahanya sudah jungkir balik tetapi hasilnya nihil atau hasilnya minim. Sudah barang tentu kita tidak boleh mudah berpatah arang.
Saya teringat suatu ayat di Kitab Pengkhotbah. Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati. ( Pengkhotbah 9:10 ) Sekali kita bekerja maka bekerjalah dengan serius, Pengkhotbah mengatakannya dengan “sekuat tenaga” dalam terjemahan NIV dikatakan “with all your might”.  Tuhan tak ingin kita melakukan setengah-setengah, layanilah Tuhan mu dengan segenap hatimu. “kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu”

Apakah kita sudah melakukan pekerjaan kita dengan seluruh kekuatan kita dan didasari atas cinta kepada Tuhan?

Lagi-lagi soal Selamat Natal

Sebenarnya bosan saya mendengar adanya berita mengenai pro kontra “Ucapan Selamat Natal”. Bagi saya sebagai umat Kristen mereka yang memunculkan itu seperti hendak menyeret pengikut pengikut Kristus dalam sebuah konflik yang sebenarnya tidak pernah ada. Urusan mengucapkan selamat Natal sebenarnya adalah urusan yang tidak perlu diblow up.  Bagi orang Kristen mengucapkan selamat tidaklah sama dengan mengubah iman kepercayaan, itu intinya. Mengenai orang diluar Kristen yang mau mengucapkan selamat Natal tentu kami terima dengan senang hati. Namun bila dirasa “tidak mantap” atau ragu karena sebuah aturan keagamaan, tidak mengucapkan pun kami juga memahami. Toh tidak mengucapkanpun tidak akan mengubah relasi apapun antar sesama umat manusia. Namun jika dengan tidak mengucapkan itu adalah sebagai upaya memecah belah sebuah bangsa, ini yang sesungguhnya patut diwaspadai.


Yesus Kristus bahkan secara lebih tegas mengatakan kepada para murid murid soal memberi salam ini dengan sangat tegas, dapat kita lihat didalam Matius 10 :12 – 13 “ Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka. Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu”
Jadi kita tidak akan kehilangan “salam” kita meskipun orang itu tidak menerima salam kita. Jika salam itu adalah suatu berkat yang kita ucapkan untuk mereka maka Berkat itu tidak akan tercecer, namun tetap akan kembali kepada kita. Kita tidak akan kehilangan berkat itu.
Mengenai salam ini untuk siapa, beberapa ayat berikut akan membantu kita memahami kepada siapakah salam itu diberikan :

1.       Kepada Saudara yang lain ( 1 Sam 17:22 ),
2.       Oleh hamba kepada Tuan ( Kejadian 47:7 )
3.       Oleh pemimpin kepada bawahannya ( 1 Sam 30:21 )
4.       Kepada penghuni rumah ( Matius 10:12 )

Bahkan ketika malaikat menjumpai Maria, ia pun mengucapkan salam sebagaimana tertulis didalam Lukas 1:28 “ketika malaikat itu masuk ke rumah maria, ia berkata:” Salam hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau”

Jika demikian maka sebagai pengikut Kristus kita tetap harus mengucapkan salam untuk sesama ciptaan Tuhan. Tidak ada peraturan yang melarang kita untuk mengucapkan salam kepada sesama ciptaan. Bahkan sangat jelas malaikatpun mengucapkan salam untuk Maria. Lantas siapakah kita ini?

Bersih-bersih MALIOBORO

Malioboro
Suatu pagi saya lewat malioboro, waktu itu hari Selasa dan saya mendapati Malioboro lengang. Sempat saya tengok arloji saya sudah menunjukkan pukul 10.30, namun keadaan masih sepi sepi saja. Beberapa polisi berjaga di depan toko di malioboro, sebuah truk Polisi juga Nampak parkir di jalur lambat. Pikir saya ada apa ini? Jadi teringat pada jaman jaman reformasi dahulu.  Tetapi yang ini berbeda, lalu lintas padat merayap, kendaraan tetap berlalu lalang, toko toko semacam Malioboro mal tetap buka. Yang membuat saya makin yakin bahwa semua aman aman saja yaitu ketika di gedung DPRD Nampak banyak orang memotret para pengantin baru yang tergabung dalam acara Nikah Bersama.
Siang itu lorong lorong Malioboro yang biasanya sesak oleh pedagang kaki lima dan pejalan kaki Nampak lengang, jalur lambat yang biasanya berderet parkir becak dan andong serta beberapa motor juga nampak sepi sepi saja.  Ada apa gerangan?  Setelah saya mencari beberapa info serta memposting di Facebook maka beberapa teman menyatakan bahwa setiap Selasa Wage memang pedagang kaki lima libur selama 24 jam untuk melakukan bersih-bersih lingkungan.
Saya melihat ada beberapa hal yang menarik sehubungan dengan adanya bersih bersih setiap Selasa Wage ini. Paling tidak kawasan malioboro akan dibersihkan setiap 35 hari sekali
Pertama, bahwa beban Malioboro baik secara aktivitas, sampah maupun kebisingan seolah tidak pernah berkurang dari hari ke hari. Tujuh hari dalam seminggu kawsan tersebut terus menerus “dipakai” dari pagi sampai malam bahkan mungkin agak larut malam. Dengan adanya libur setiap 35 hari sekali ini seperti memberi kelegaan bagi trotoir, ia akan merasakan hari yang tanpa beban dalam seharian penuh. Lantai-lantai bernafas lega karena tidak lagi menanggung beban sekian puluh atau ratus lapak pedagang kaki lima.
Kedua, dengan adanya libur ini maka ada kesempatan bagi pedagang untuk melihat tempat kerjanya dengan lebih jernih. Melihat tempat mereka mencari nafkah dalam keadaan kosong. Artinya mereka juga harus belajar berintrospeksi. Melihat dengan lebih obyektif, karena selama ini mereka melihat Malioboro hanya sebuah lokasi untuk menghasilkan uang, tempat dimana mereka “berperang” seharian guna berburu rupiah. Tidak pernah mereka menghargai Malioboro sebagai apa adanya. Menghargai Malioboro sebagaimana Malioboro adanya. Ini yang harus disadari bahwa baik mereka pendatang maupun penduduk asli harusnya menyadari ini semua. Bukan hanya pedagang kaki lima yang bisa merenung namun juga para pemilik toko bisa melihat tokonya dengan lebih seksama, karena selama ini mereka sudah tak bisa lagi melihat tokonya dengan lebih jernih.
Ketiga, mereka mungkin bisa merencanakan sesuatu event yang lebih akrab antar sesama “penghuni” Malioboro. Kegiatan yang bukan berbasiskan bisnis sama sekali. Justru inilah saatnya menjalin relasi diluar kegiatan yang selama ini mereka lakukan. Membersihkan lokasi bersama-sama adalah salah satu contoh yang baik dimana mereka bisa menjalin kerjasama demi bersih dan asrinya Malioboro. Mungkin bisa dipikirkan kegiatan kreatif lainnya yang semakin membuat mereka merasa memiliki Malioboro. Wedangan bersama, Senam pagi bersama seluruh penghuni malioboro, bukankah ini sangat menyenangkan dan menggembirakan?
Keempat, jeda waktu 35 hari dirasa sangat cukup untuk  kembali membersihkan lokasi. Dengan membersihkan secara berkala dalam kondisi lokasi kosong akan menjamin lokasi terjaga tetap bersih. Tidak perlu menunggu sampai kumuh, namun 35 hari pasti akan dibersihkan.

Semoga ini berlanjut dan tidak obor obor blarak, karena ternyata Selasa Wage sendiri mempunyai makna yang mendalam dan bisa tetap diingat oleh rakyat Jogja

Terobosan Allah, terobosan Daud

Bahan bacaan : I Tawarikh 14 : 8- 12
Mari kita merenungkan tentang bagaimana Daud mengalahkan Bangsa Filistin.
Diceritakan disana bahwa bangsa Filistin menyerang Daud yang baru saja diurapi Allah untuk memimpin Israel sebagai Raja. Singkat kata Allah memberikan kemenangan buat Daud atas bangsa Filistin. Ada hal-hal menarik disini yang bisa kita pakai sebagai refleksi bersama terutama untuk kita yang bekerja sebagai pemimpin sekaligus pelayan
Saya lantas menghubungkan sedikit dengan jaman pemerintahan sekarang ini. Ketika Presiden itu belum benar benar terpilih dan dilantik sebagai Presiden, maka kekuatan lawan belum benar benar Nampak dan memunculkan diri. Baru setelah seseorang terpilih menjadi presiden maka segera saja kekuatan oposisi yang dengan dalih mengkritisi akan segera muncul. Entah apakah benar benar mengkritisi atau sekedar mengacau atau berpikir untuk menjatuhkannya.

  • ·       Ternyata orang yang diurapi Tuhan tidak lepas dari permasalahan juga. Lihat 14:8 Jangan berpikir bahwa orang yang dekat Tuhan selalu baik-baik saja. Kurang dekat apa Daud dengan Tuhan? Tuhan tidak menjanjikan langit selalu biru namun kasihNya selalu nyata dalam segala keadaan kita
  • ·         Seorang pimpinan harus tajam pendengarannya. Sebab lawan juga mendengar lebih tajam. Lihat 14:8b.  Sesungguhnya bukan kita lalu memasang mata mata kita disetiap sudut kota, namun dengan tetap menjaga relasi intim dengan Tuhan. Kedekatan ini memberi kita kepekaan bukan saja kepakaan terhadap Allah tetapi juga kepekaan terhadap hal hal yang akan membuat kita celaka. Tajam mendengar juga sebagai sarana menyerap aspirasi orang-orang yang kita pimpin. 
  • ·         Seorang pemimpin tidak boleh gentar menghadapi permasalahan. Daud langsung maju menghadapi mereka ( Filistin ). Filistin maju dengan pasukan penuh. Dalam NIV dituliskan bahwa Filistin datang dengan Full Fore, pasukan penuh. Tetapi tak satu langkahpun membuat Daud bergeming
  • ·         Seorang pemimpin harus dekat dengan Tuhan dan bertanya kepadaNya sekalipun dia merasa kekuatannya mampu menghadapi permasalahan tsb. Daud mungkin sudah cukup handal dalam menghadapi musuh karena dia berlatar belakang seorang gembala. Ditambah pengalamannya saat melawan Goliat. Daud tidak lupa memanjatkan doa kepada Tuhan dalam bentuk pertanyaan? “Apakah aku harus maju melawan orang Filistin?”. Bukan perhitungan teknis diatas kertas yang diajukan Daud kepada Tuhan. Bukan urusan jumlah pasukan yang dipermasalahkan Daud kepada Tuha. Tetapi sebuah pertanyaan mendasar apakah aku harus maju atau tidak. Bagi Daud pertanyaannya itu penting, sekaligus menunggu pernyataan Allah atas pertanyaannya.
  • ·         Seorang pemimpin bertindak dengan cepat segera setelah dia mendengar jawaban Allah. Kecepatan bertindak seringkali diperlukan dalam mengatasi berbagai masalah kepemimpinan. Membiarkan sebuah masalah berlarut larut membuat sebuah kepemimpinan kehilangan momentum untuk menyelesaikannya. Demikian juga dengan Daud, dia memukul kalah Filistin di Baal Perasim. Sungguh kita melihat segala sesuatunya berjalan lancar tanpa hambatan berarti, Daud menyelesaikan perang itu dengan baik. Bahkan dituliskan di ayat 11b bahwa Allah menerobos musuh melalui tangan Daud seperti air yang menerobos ( break out ). Sepertinya kekalahan Filistin sangat telak dan hantaman yang dialaminya sangat keras. Bahwa terobosan yang dilakukan Allah tetap melalui perantaraan Daud sebagai Raja yang sudah diurapi.

Mari kita meneladani Daud sebagai raja yang diurapi Tuhan. Kita minimal menjadi pemimpin bagi diri kita sendiri, bagi keluarga kita atau mungkin lebih luas lagi dalam pelayanan di Gereja atau ditengah pekerjaan kita




Catatan kecil berkunjung ke Australia

Catatan kecil ini saya khususkan untuk orang Indonesia yang baru pertama kali mengjnjungi Australia. Seperti saya ini juga termasuk pertama kali datang kesana. Beberapa catatan kecil ini mudah mudahan membantu.


Tentang colokan listrik
Bagi orang Indonesia smartphone sepertinya wajib dibawa kemanapun pergi. Nah untuk urusan cas mengecas baik nanti mengecas smartphone maupun powerbank nya maka sumber listrik di hotel atau apartemen harus bisa diakses. Colokan/ stopkontak di Ausie adalah jenis kaki 3 namun semua kakinya pipih dan tipis. Anda harus mencari adaptor utk colokan ini sehingga semua peralatan versi Indonesia bisa memperoleh pasokan listrik. Saya menyarankan untuk membeli adaptor colokan disana, sekitar 4 AuD bisa diperoleh di minimarket seven eleven atau sejenis. Silakan lihat di foto yang saya sertakan.

Tentang SIM card kartu perdana
Jodohnya smartphone adalah kartu perdana, akan lebih murah jika Anda membeli kartu perdana di sana. Bagi yang punya smartphone kartu ganda bisa mengganti satu kartunya dengan kartu perdana Australia. Saya memperoleh sebuah kartu perdana Bermerk OPTUS, saya lihat cukup wajar harganya. Perdana yang sudah dipaketkan dengan kuota bernilai 20 Aud dengan jatah 1,5 Giga perhari terus menerus selama 10 hati. Jadi kalau dihitung sehari hanya 2 dolar Ausie, cukup masuk akal bukan? Anda tinggal menyerahkan smartphone kepada petugas maka akan dibantu setting dan sebagainya sampai siap. Gerainya saat itu dapat dijumpai di Bandara Sydney Australia.

Tentang WC di hotel
Rata rata hotel di Australia tidak menyediakan showe untuk WC duduknya. Ini berarti Anda harus cebok dengan menggunakan tisyu rol yang tersedia. Bagi beberapa orang hal ini memerlukan penyesuaian 😁😁😁. Ada baiknya Anda membawa tisyu basah dari Indonesia untuk digunakan sehabis BAB. Jangan lupa yaa 😁😁

Tentang air minum
Semua air kran di Australia ( Sydney, Brisbane dsb ) layak diminum, artinya siap minum. Baik itu di water tap di bandara, di hotel. Anda bisa membawa botol kosong untuk wadah air. Perlu diketahui bahwa harga air mineral di negeri kanguru ini cukup mahal untuk ukuran rupiah 😁😁. Namun jangan kawatir selain air keran maka Anda bisa beli air mineral yang kadang kadang dijual promo. Anda harus jeli dalam membelinya. Karena saya memperoleh air mineral dalam botol dengan harga hanya 0,5 AuD atau 5000 an perak untuk ukuran 600 ml. Air ini dijual secara paket isi 12 botol dengan harga 6 AuD.

Zenfone Zoom S layar bergaris putih

Layar Zenfone Zoom S bergaris putih

Saya baru saja membeli sebuah telepon pintar Asus Zenfone Zoom S.  Saya tertarik dengan kualitas layar dan fasilitas kamera ( kamera ganda ) nya dan juga kapasitas battery nya yang cukup besar.  Hal hal tersebut  menarik saya untuk mempelajarinya lebih lanjut.  Sampai pada kesimpulan saya pun membelinya untuk menggantikan Zenfone 3 yang sebenarnya belum lama saya miliki.

Akan tetapi belum lama berselang, yaitu sekitar seminggu ternyata layar Zenfone Zoom saya memunculkan garis tipis dibagian bawahnya. Garis itu melintang di dasar layar, sering disebut dengan nama “White Line”. Bagi saya garis itu mengganggu, sebab ketika garis itu muncul maka total layar menjadi redup.  Pupuslah sudah mencoba telepon itu untuk memotret di saat saya berlibur ke negeri tetangga.  Beruntung Zenfone 3 ( photography ) saya belum terlanjur di lego.  Alhasil saya kembali memakainya sebagai handphone kesayangan.

Selanjutnya saya memasukan kerusakan itu kepada Pusat Servis Asus.  Mudah mudahan saja diganti dengan unit baru.  Sebab mereka mengatakan hanya mengganti layarnya saja. Sedangkan ada selentingan bahwa kerusakan White Line akan diganti dengan unit baru.
Semoga mendapatkan unit baru yang bener bener nggak nyebelin.


** Sampai tulisan ini ditayangkan, Zenfone zoom S saya masih menginap di pusat servis Asus. Mereka memerlukan  3 minggu karena ada masa libur lebaran.

Halaman

Selamat bertemu kembali pembacaku...

Kemarin siang saya merenungkan tentang kehidupan ini, seperti biasa saya adalah orang yang suka menganalogi.  Kebetulan saat ini sedang memperoleh rejeki untuk membangun sebuah rumah kecil.
Didalam sebuah kesatuan rumah, bisa dipastikan terdiri dari bangunan rumah itu sendiir, halaman depan rumah dan juga halaman belakang rumah. Itu kalau kita membangun dengan tanah yang cukup luas.
Mayoritas hidup kita ada didalam rumah, entah didalam kamar atau di ruang tamu atau di dapur. Seperti menggambarkan kehidupan kita pada masa sekarang ini, saat kita hidup ini ada di saat ini. Bukan di masa lalu atau di masa depan. Disinilah kita berkarya, kita bekerja, kita membina rumah tangga, bersekolah dan sebagainya. Saat dimana kita boleh bersyukur atas nikmat dari yang Maha Kuasa.
Halaman belakang saya ibaratkan masa lalu kita.  Kita menaruhnya dibelakang agar tidak terlihat oleh orang lain. Halaman belakang juga merupakan tempat favorit untuk bersantai tanpa harus berisik dengan aktivitas orang lalu lalang di halaman depan. Tempat tersembunyi tetapi tetap merupakan bagian dari keutuhan sebuah rumah.Masa lalu adalah bagian dari hidup kita yang tidak bisa dihapus begitu saja, bisa jadi kita menganggapnya sampah tak berguna karena di halamn belakang kadang kita meletakkan WC tempat pembuangan. Namun kita harus menghargainya karena itu juga yang membentuk hidup kita secara utuh.
Sedangkan halaman depan lebih suka saya umpamakan sebaga halaman penuh kesenangan, merupakan masa depan kita atau rencana rencana hidup menuju ke masa depan. Halaman depan adalah tempat sepintas orang dapat melihat kondisi rumah kita. Rumah kita bagus, bersih, menarik akan tampak jelas manakala seseorang melihat halaman depan kita.  Oleh karenanya penampilan halaman depan selalu dibuat semenarik mungkin, penuh bunga indah, rumput tertata menghijau, lampu taman menyala cerah, dan sebagainya. Untuk masa depan kita selalu merencanakan yang terbaik dan termanis. Tempat kita menerima tamu yang merupakan ide ide untuk masa depan kita.

Semoga tulisan ini menginspirasi kita semua.
Selamat pagi
Notes: Jogja sudah mulai macet, banyak mobil mobil luar kota mulai berdatangan.
Selamat menjelang hari Lebaran

Tips berwisata yang nyaman

Seiring dengan murahnya tiket tiket penerbangan dan semakin dibukanya lokasi lokasi wisata maka mau tidak mau kita menjadi tahu daerah daerah mana saja yang pantas dikunjungi.  Jaman saya kecil saya termasuk orang yang kurang piknik hahahah tetapi saya memang bukan orang yang suka kesana kemari, barangkali memang itu saya contoh dari kedua orang tua saya, mereka adalah orang orang "rumahan". Pergipun juga tidak ke tempat yang jauh jauh amat, Yogya, Semarang, Surabaya, Bandung adalah daerah daerah yang pernah saya kunjungi semasa saya masih kecil. Jika dibandingkan dengan kondisi saat ini maka terlalu banyak tempat yang indah yang belum saya kunjungi.
Bicara masalah Wisata tentu banyak pertimbangan yang harus dilakukan, diantaranya :

  • Keindahan dan keunikan daerah yang akan kita kunjungi, apakah daerah itu termasuk daerah dengan sesuatu yang khas. Kalau memang khas tentu sangat menarik dan pantas untuk dikunjungi.
  • Sarana transport : apakah transport untuk menuju kesana cukup mudah sehingga menarik orang untuk lebih sering kesana. Namun ada juga yang semakin sulit dikunjungi justru semakin menantang untuk dikunjungi.  Beberapa pantai baru di selanatn Yogyakarta masih sulit transportnya, nah itu menjadi daya tarik tersendiri bagi yang suka dengan wisata menantang.
  • Ketersediaan akomodasi. Tentu kita akan menikmati suatu daerah yang indah lebih lama jika memang kita cocok, maka hotel dan sarana penginapan menjadi pertimbangan apakah kita akan mengunjungi kesana. Konon, di negara Cina kesannya joroj terutama untuk sarana buang air besar, ini juga menjadi pertimbangan saya mengapa saya agak agak malas kesana. tteapi saya belum membuktikan meskipun banyak teman saya yang mengatakannya.
  • Biaya. Inilah barangkali yang patut dipikirkan sejak awal karena semua memerlukan biaya sebagai acuannya. Jika memang biaya transport yang tinggi maka kita bisa memanfaatkan tiket tiket promo penerbangan tertentu. Kelemahannya tiket tiket ini tidak bisa mengakomodasi keinginan kita dengan waktu waktu sesuai kehendak kita. Masa masa liburan sekolah biasanya tiket promo tidak berlaku. Oleh karena itu harus menyediakan diri untuk cuti dimasa hari hari biasa demi meraih tiket murah ini. Menabung dahulu sejak awal tahun agar bisa melakukan wisata sesuai dengan keinginan kita. Melakukan Backpacker, yaitu semua kebutuhan wisata dipilih yang mempunyai budget rendah namun masih bisa memenuhi keinginan kita. Misalnya hotel tidak usah yang berbintang namun cukup losmen yang bersih dan murah serta aman, toh juga selama berwisata kita tidak akan tidur dihotel berlama lama paling juga saat malam. Menekan biaya transpor dengan membeli tiket melalui online, biasanya lebih murah. DI negara tertentu ada ditawarkan tiket bus untuk ke tempat wisata yang sifatnya terusan.
  • Jika Anda berkeinginan menjelajah Indonesia dengan pelayanan yang baik dan ramah, saya ada satu referensi disini.
Semoga bermanfaat

Pengamen jalanan

Belakangan ini saya sering melihat adanya pengamen berkelompok semacam grup musik yang mangkal di perempatan perempatan besar. Memang keberadaan pengamen dengan grup musik besar ini agak kabur dengan konotasi seniman. Saya juga ngga tahu menggolongkannya apakah mereka termasuk setara dengan pengemis atau setara dengan penghibur layaknya selebriti di televisi.  Namun ketika keberadaan mereka mengganggu lalu lintas misalnya, maka itu layak mendapat perhatian dari pemerintah. Disaat macet macet nya jalan, jika mereka memakan bahu jalan maka harus ditindak. Namun yang membuat saya bosan adalah ketika mereka mangkal disebuah perempatan jalan, dekat dengan saya tinggal, sehari saja saya bisa berhenti di perempatan itu sekurang kurangnya enam kali, dan merekapun juga meminta minta enam kali. Lantas apakah itu tidak membosankan? Saya akan memberi ketika hati saya merasa ingin memberi saja, entah itu karena rasa iba saya, ataukah karena mood saya sedang baik. Tanpa melihat apakah mereka pengamen atau pengemis. Bagaimana dengan Anda?

Coretan dinding, apakah itu termasuk sampah?

Kalau untuk kebersihan, apakah coretan coretan di dinding dianggap sebagai kotoran atau sampah? Atau justru dianggap sebagai tempat berekspresi bagi seniman? Sering hal itu tak begitu jelas bedanya. Di kota Jogjakarta saya banyak melihat coret coretan di dinding : didekat perumahan, di dinding atas rumah yang tak terpakai, di dinding jembatan layang, di rolling door toko toko. Masih untung kalau gambar gambarnya bisa dipakai sebagai kritik, kalau sekedar semprot semprot, maka tak lebih hanya seperti meludah atau membuang sampah tidak pada tempatnya.
Barangkali yang berwenang cukup sulit membuat undang undang vandalisme, apakah harus membedakan mana yang bernilai seni dan mana yang asal asalan?
Tapi Jogjakarta adalah penerima Anugerah Adipura tahun 2012, saya tak jelas bagaimana cara menilai sebuah kota sehingga bisa dikategorikan kota bersih? Apakah sampah hanya yang tercecer di tanah, hanya yang terhanyut di sungai. Tampaknya sampah mengikuti hukum gravitasi. Kalau yang tercoret di dinding itu tak memenuhi hukum gravitasi jadi dianggap bukan sampah.
Belum lagi sampah sampah iklan bertebaran disana sini membuat suasana kota memuakkan.Penataan bilboard iklan tak senonoh membuat mata pedih, disana sini orang menjajakan barang. Seolah olah setiap manusia harus membeli. Seolah olah setiap manusia siap dieksplorasi hartanya demi sebuah produk: kartu perdana, obat penghalus kulit, parfum, pentas musik, mal baru, penerbangan murah, perumahan, apartemen, hotel...... sampah.

Saya tak pernah menggugat apapun, namun Kota Istimewa tercinta ini akan menjadi lebih cantik jika dindingnya bersih. Silakan mencoret dengan nilai seni yang tinggi, bukan asal menggambar logo yang hanya dipahami oleh pelukisnya sendiri.

Wassalam

Gudeg Ibukota Jogja

Melihat sebuah foodcourt di mal rasanya saya harus kagum betapa ada banyak mulut mengunyah makanan disana, yah mereka sudah menjadikan makan bukan sekedar memenuhi kebutuhan dasar manusia hidup. Life style lebih tepatnya, gaya hidup yang melanda manusia kota. Tidak hanya pada pakaian, gadget, mobil, wanita juga makanan atau kuliner. Segala sesuatu yang dikategorikan gaya hidup pasti mempunyai kelebihan dibandingkan fungsi dasarnya. Jika gadget menjadi gaya hidup, maka bukan sekedar fungsinya.  saja yang untuk sms, telepon, messenger, kamera, email, sosial media..Tetapi yaah status juga, memegang Blackberry z10 tentu lebih mentereng ketimbang Gemini. Membawa iPad tentu lebih yahuud dibanding sekedar tablet seharga sejutaan. Lantas apa yang didapat manusia denga lifestyle? Pujian sudah barang tentu, komunitas, pergaulan dan banyak lagi....sssst bisa juga untuk menambah rasa percaya diri ahahahaha...meski orang tidak tahu darimana gadgetnya diperoleh.

Tanpa terasa manusia kota sudah hidup diatur oleh materi. Setiap ada resto atau kedai makan, kafe baru pasti anak anak muda ini berbondong bondong kesana, sekedar hangout sama teman kerja, teman sehobi seprofesi. Atau sekedar melirak lirik siapa tahu ada yang tertarik.

Kulanjutkan malamku setelah puas mencuci mata di mal G Dikota pelajar ini. Aku menyusuri jalan solo ketika toko toko beranjak menutup pintunya, ada kegairahan baru para pekerjanya, sales promotion girl berceloteh menunggu jemputan kekasih hatinya, sebagian ber sms. Sampailah kaki melangkah didepan Toko Mas Ibukota, disana ada gudeg basah yang murah, ada sayurnya, krecek, gudeg, telor, rambak, daging ayam suwir. Sambil kutunggu mereka mempersiapkan diri dengan tikarnya, aku menunggu mempersiapkan lambungku...

Bagaimana mengisi tulisan di Blog?



Yang sering ditanyakan blogger baru adalah “ darimana saya mendapatkan sumber tulisan?”. Sumber tulisan bisa diperoleh dari dua sumber : diri sendiri dan sumber luar. Diri sendiri adalah berdasarkan pengalaman pribadi, menurut saya ini salah satu yang sangat disukai oleh Google, Google punya keinginan mendorong seseorang berbagi pengalamannya kepada sesama pemakai internet. Tujuannya pasti yaitu menambah pengetahuan dan wawasan yang akan mencerdaskan para pembacanya.  Pengalaman ini misalnya saja : pengalaman memasak, memperbaiki mobil, memelihara anak, mengurus surat surat, memperbaiki komputer, memakai produk tertentu, memotret yang baik, menulis cerpen, tertimpa musibah, masuk penjara waaah banyak sekali bukan?
Berikutnya adalah sumber dari luar, ini bisa didapat dari media lain seperti : televisi, televisi digital, televisi kabel, website, radio, majalah, suratkabar, buku buku, nara sumber lain berupa wawancara, seminar, workshop dan sebagainya. Semua itu bisa menjadi sumber inspirasi penulisan dalam blog. Saran saya tulislah dengan bahasa kita sendiri. Agar tidak mempunyai kesan menjiplak, menulis dengan bahasa sendiri itu artinya kalian sudah membaca terlebih dahulu tulisan sumber tersebut. Berbeda dengan copy paste yang asal mengkopi apa adanya dari sumber lalu menaruhnya kedalam blog. Kalau bisa berbahasa asing adalah lebih baik membaca dari buku berbahasa asing atau web berbahasa asing semisal Inggris, Belanda, Jerman, Cina, Arab, Perancis dan sebagainya.  Ini bertujuan mencerdaskan para pembaca blog kita, artinya sebagai blogger kita juga memberi kontribusi bagi orang lain agar menjadi lebih tahu.
Biasanya blogger menulis dengan mengkombinasikan dua cara diatas, pengalaman yang diperoleh dituliskan kemudian dikuatkan oleh buku atau referensi lainnya agar tulisan tersebut menjadi lebih kuat dan bagus.

Wifi SmartFren memang keren


Wifi smartfren DF79B
Susah dengan membuat sambungan wifi yang siap setiap saat, saya tertarik mencoba modem wifi besutan SmartFren. Sebelumnya saya selalu memandang rendah hal hal yang berbau cdma, maklum operator operator cdma di negeri ini nampaknya masih kalah bersaing dengan GSM sehingga mempengaruhi cara pandang saya.  
 
Pilihan saya jatuh pada Smartfren wifi yang saya sebut sangat keren. Mengapa demikian, karena beberapa hal berikut yang membuat saya tertarik mencobanya:


  • Mudah mengoperasokannya. Modem ini berbentuk mirip flasdisk, untuk mengawalinya, cukup colok, sedikit registrasi dan mulailah.

  • Bisa dipasang dimana saja.  Cukup colokan modem ini ke adaptor yanng sudah termasuk dalam paket pembeliannya, lalu colokan adaptor ke stopkontak dan siap sudah wifi Anda untuk berselancar. Atau jika didalam mobil cukup bawalah PowerBank, yang sekarang sudah banyak menjamur, colokan ke USB nya dan sudah siap dipakai, termasuk jika harus dibawa traveling.

  • Aman. Wifi ini dipancarkan dengan menggunakan password yang bisa kita set didalam website nya, sehingga aman karena hanya kita yang tahu passwordnya bisa mengaksesnya.

  • Tersedia macam macam pecahan voucher untuk mengisi ulang pulsanya yang tersedia di berbagai tempat/gerai penjualan pulsa di kota Anda.

  • Bisa mengecek berapa sisa pulsa yang masih tersedia, sehingga Anda tidak takut kehabisan pulsa.

  • Modem wifi ini dibuat oleh perusahaan gadget yang ternama di Cina yaitu Huawei yang sudah terkenal membuat produk produk berkualitas dan kuat.

Saya sangat menyarankan Anda memasangnya.

Cek disini untuk mengenal lebih jauh http://www.smartfren.com/ina/home/

Penyakit Konsumtif




Jono adalah karyawan sebuah toko kelontong di sebuah kota kecil “J”, setelah setahun bekerja dia merasa gajinya lambat untuk naik. Sebenarnya kalau ditotal gaji Jono sudah sejuta lebih sedikit setiap bulannya. Hanya memang dia sering tidak masuk bekerja, sering sakit sakitan. Kondisi yang dialaminya adalah sekarang Jono hendak menyambut kelahiran anak pertamanya. Kandungan istri Jono sudah berusia 7 bulan. Dalam keadaan tidak bekerja, Jono malah kredit sepeda motor baru yang tentu akan mengurangi penghasilan yang bisa dipakai untuk kebutuhan lainnya yang lebih penting. Dengan gaji sehari 30.000 ditambah uang makan 5000 dan bonus mingguan 25.000 jika masuk full seminggu, sebenarnya Jono bisa lebih tertata hidupnya jika ia tidak kredit sepeda motor. Namun kondisi lingkungan dan pola pikir manusia Jono mendorong dirinya lebih konsumtif. Ketersediaan dan kemudahan memiliki sepeda motor ternyata bisa menjerumuskan seseorang dengan penghasilan pas pas an menjadi kekurangan. Dari sisi penjual motor memang mendongkrak penjualan dengan cepat, karena dengan hanya 500 ribu atau 100 ribu konsumen bisa membawa pulang motornya.  Namun dari sisi konsumen yang kebanyakan adalah mereka yang hanya berpikir dan TERHIPNOTIS dengan uang muka kecil bisa langsung membawa motornya.  Kebanyakan mereka hanya berpikir seperti MENYEWA kendaraan tersebut, Bisa dipamerkan ke mertua, dibawa pergi ke mal, maen ke temen, dilihat tetangga kaga malu, pokoknya keren deh. Kan orang kaga ada yang tahu itu motor kreditan, sementara istri empot empotan jantungnya jika sampe dapur kaga ngebul.  Tapi apa yang ada dalam otak Jono, yaah kalau memang mau diambil sama dealer ya dikasih aja toh saya sudah memakainya atau menyewanya lebih tepat dikatakan begitu. Ngga apa apa ditarik dealer, besok kalau ada rejeki kan saya bisa ganti merk laen, bukannya keren bisa ganti ganti motor?  Alamak kalau banyak orang orang kecil berpikir tidak produktif semacam ini, sampai kapan mereka bisa maju?
Namun penyakit konsumtif semacam itu tidak hanya melanda orang orang berpenghasilan kecil, orang kaya pun ada yang terjangkiti. Karena sebenarnya penyakit ini menyerang pola pikir manusia.

10 orang terkaya didunia versi Forbes 2013

Majalah Forbes kembali mengeluarkan daftar orang orang terkaya didunia. Tahun 2013 ini Forbes mengeluarkan daftar orang kaya sebanyak 1426 orang, jumlah kekayaan semua orang tersebut mencapai 5,4 trilyun dollar AS. Berikut daftar 10 orang terkaya sedunia menurut versi Forbes
 1. Carlos Slim Helu dan keluarga Lahir 28 Januari 1940, Carlos adalah seorang pengusaha dan filantropis. Ia adalah pemimpin utama dan CEO perusahaan telekomunikasi Teléfonos de México dan América Movil. Tahun ini adalah tahun ketiganya menjadi orang terkaya di dunia versi Forbes. Tahun 2011 lalu kekayaannya mencapai 74 miliar dollar AS. Lantas turun menjadi 69 miliar dollar AS. Di tahun ini, kekayaannya melonjak kembali hingga 73 triliun dollar AS.
 2. Bill Gates Lahir di Seattle, Washington, 28 Oktober 1955, Gates adalah seorang tokoh bisnis, investor, filantropis, penulis, serta mantan CEO asal Amerika Serikat yang saat ini menjabat sebagai ketua Microsoft. Sejak 1995 hingga 2009 (kecuali tahun 2008 karena posisinya merosot ke posisi tiga), Gates selalu menempati posisi puncak orang terkaya di dunia. Tahun ini kekayaannya mencapai 67 miliar dollar AS, naik dari dua tahun lalu, yaitu 56 miliar dollar AS dan 61 miliar dollar AS.
 3. Amancia Ortega Lahir pada 28 Maret 1936, Ortega adalah CEO dari perusahan Inditex. Majalah Forbes sendiri menetapkan Amancio Ortega sebagai orang terkaya di Spanyol, dan terkaya kedua di Benua Biru "Eropa". Pemilik merek Zara ini tahun lalu menempati posisi lima orang terkaya di dunia dengan kekayaan 37,5 miliar dollar AS. Tahun ini kekayaannya naik menjadi 57 miliar dollar AS.
 4. Warren Buffet Lahir di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat, 30 Agustus 1930, Buffet adalah seorang investor dan pengusaha Amerika Serikat. Posisinya di tahun ini turun satu peringkat dibanding tahun lalu dengan kekayaan mencapai 50 miliar dollar AS. Tahun ini, kekayaannya naik menjadi 53,5 miliar dollar AS.
5. Larry Ellison Lahir di Manhattan, New York, Amerika Serikat, 17 Agustus 1944, Ellison adalah salah satu pendiri dan CEO dari perusahaan perangkat lunak database Oracle Corporation. Posisinya di tahun ini naik satu peringkat dibanding tahun lalu dengan kekayaan sebesar 39,5 miliar dollar AS. Di tahun ini kekayaannya naik sebesar 43 miliar dollar AS.
 6. Charles Koch Lahir 1 November 1935, Koch adalah pengusaha Amerika dan filantropis yang di tahun lalu masih menempati posisi ke-18 daftar orang terkaya versi Forbes dengan kekayaan 25 miliar dollar AS. Tahun ini langsung menempati posisi enam dengan kekayaan 34 miliar dollar AS.
 7. David Koch Lahir 3 Mei 1940, David adalah adik dari Chares Koch yang merupakan pebisnis, filantropi, dan aktivis politik. Kakak beradik ini memiliki usaha Koch Industries. Kekayaannya di tahun lalu mencapai 31 miliar dollar AS dan di tahun ini melonjak menjadi 34 miliar dollar AS. Dia sebelumnya belum pernah masuk dalam daftar Forbes.
 8. Li Ka Shing Lahir 13 Juni 1928, Shing adalah seorang pengusaha Hongkong. Dia merupakan orang terkaya di Hongkong dan Asia Timur. Menurut Majalah Forbes, dia juga orang keturunan China terkaya di dunia. Tahun ini kekayaannya mencapai 31 miliar dollar AS, naik satu peringkat dibanding tahun lalu.
 9. Liliane Bettencourt Lahir 21 Oktober 1922, Liliane adalah orang terkaya di Perancis dan salah satu orang terkaya dunia menurut Forbes. Dia merupakan anak satu-satunya dari Eugène Schueller, pendiri L'Oréal, perusahaan pemimpin dalam kosmetik dan kecantikan. Tahun ini menjadi kenangan pertamanya masuk dalam daftar 10 orang terkaya di dunia versi Forbes dengan kekayaan 30 miliar dollar AS.
 10. Bernard Arnault Dia merupakan CEO dari perusahan terbesar yang memproduksi barang-barang mewah, yaitu LVMH. Pria yang lahir pada 5 Maret 1949 ini kekayaannya merosot dari posisi empat di tahun lalu menjadi posisi 10 di tahun ini dengan kekayaan dari 41 miliar dollar AS menjadi 29 miliar dollar AS.

Sumber : Kompas.com

Cara enak nonton film

Kalau kita ingat jaman munculnya Video kaset, rasa rasanya seneng sekali, bagaimana tidak, kalau yang namanya film silat bisa berseri seri alias nonton didepan tivi tabung berjam jam tanpa berkedip. Namun sayangnya satu, jenis video kaset ini rentan dengan ruwet, karena medianya berupa pita kaset jadi mudah kusut dan kasetnya bisa ruwet keluar semua jika sudah sering diputar, Pada masa itu banyak rental video menjamur, baik rental yang menetap maupun yang door to door. Lengkap tersedia film film baru maupun film film ehm bokep.

Era video berlalu, kemudian muncul yang namanya VCD, wah kalo ini bentuknya ringkas, Cuma sebesar piring kue kecil, ringan, tidak bisa ruwet seperti video kaset. Berbondong bondong masyarakat membeli playernya, saya pun ikut membelinya. Saat itu player yang murah adalah buatan Cina, saya inget merknya Kevin, walah merk lokal lokalan mau dikasih nama paijo juga boleh. Kendalanya harga VCD belum terjangkau masyarakat, lalu pengusaha juga jeli dengan memproduksi VCD bajakan. Dengan VCD bajakan masyarakat “diunungkan” dari sisi harga, mata mereka bisa melek karena bisa membeli player dan VCD dengan harga murah rah rah rah. Ditambah bisa merem melek jika nonton bokep sampai subuh, wakakakak..
Jaman keemasan VCD tentu sudah membawa berkah tersendiri untuk pengusaha VCD bajakan dan para  pengecernya baik di Glodok maupun sampai di Jogja yaiti di Jalan Mataram Jogjakarta, mau cari video apa saja okey pasti ada. Hahaha....
Masuklah pada jaman DVD, wuaaah rada rada elit neh. Isinya yang pasti lebih banyak, durasi lebih lama, gambar lebih bagus. Tetapi kembali , bahwa player VCD harus diganti yang baru sebab tak bisa memutar DVD. Jaman DVD ini tak begitu heboh, kayaknya santai santai aja masuknya.  Tiba tiba saja sudah masuk lagi media yang namanya Blue Ray dengan kualitas lebih tajam, lagi lagi playernya masih mahaaaaal dan filmnya masih terbatas, namun jangan kawatir, blue ray bajakan sudah siap hahahaha. Selalu terdepan pokoknya.
Sebenarnya saya Cuma mau cerita bahwa sekarang sudah lebih maju lagi.  Media yang dipakai bukan lagi piringan atau kaset tetapi HARDISK, woow lebihmantap dan banyak. Kualitas filmnya saja sudah HD dengan kepadatan pixel yang membuat mata berbinar binar ketika menonton filmnya. Playernya ringkas tak memerlukan tempat yang luas.
Saya baru saja menjajal Mybook kapasitas 2 TeraByte bisa menyimpan 240 an film, buatan Western Digital yang saya padukan dengan player buatan Cina ber merk Okaya, dengan televisi 3D merk LG serie 42LM3410. Mantap sekali gambarnya, tajam seperti silet wkwkwkwk.
Oh ya Mybook saya peroleh dengan harga 1,1 juta, Okaya player 450 ribu, televisi sekitar 6 juta an. Cobalah komposisi ini jika Anda tertarik, oh ya ini sudah menggunakan HDMI.