KEBAIKAN UNTUK SEMUA?

 Banyak orang beragama yang merasa kecewa berat ketika doa doanya, harapan-harapannya, permintaan-permintaannya tidak terpenuhi. Mereka merasa bahwa Tuhan tidak memberi perhatian sebanyak perhatian yang ia berikan kepada Tuhan. Tentunya perhatian tersebut bisa dalam wujud yang bermacam-macam, seperti menyantuni anak yatim, menyantuni janda, menolong korban gempa, memberi bea siswa kepada anak yang tak mampu, mengikuti pelayanan di gereja dan sebagai macam lainnya.  Orang-orang berpikir bahwa Tuhan melakukan transaksi dengan kita. Apalagi jika ada ayat-ayat yang ditafsirkan seolah-olah dengan melakukan a, b .. c d dan seterusnya maka Tuhan akan memberi 1,2, 3... dan lain sebagainya. Padahal tidaklah selalu demikian.   

Ada mahasiswa yang menginginkan bekerja di Singapura, yang mana hal itu sudah ia impikan sejak lama, setelah lulus iapun mengirimkan banyak surat lamaran ke negeri Singa itu, tetapi tak satupun lamaran yang dijawab oleh perusahaan. Sampai-sampai setiap ia mengunjungi negeri itu ia harus make a wish lebih sering jika melewati kantor perusahaan yang diinginkannya.  Sementara mahasiswa lain yang bersekolah di sebuah universitas yang tidak keren-keren amat, tiba-tiba dengan gesitnya sudah bekerja di perusahaan Asing Amerika yang berkantor i Singapura.  Sungguh ironis dua kejadian tersebut.  Apakah hal ini berarti bahwa harapan-harapan dan doa-doa mereka tidak dikabulkan. Padahal orang tuanya semua baik-baik saja, bukan orang yang jahat.

Saya sering mendengar para pemberi renungan Kristen menyatakan bahwa semua doa kita itu dijawab oleh Tuhan, tetapi jawaban itu ada 3 macam : yang pertama Tuhan menjawab YA, artinya begitu selesai doa permintaan kita ucapkan lalu segera dikabulkan. Yang kedua, jawabannya adalah TIDAK, permintaannya tidak dikabulkan. Dan yang ketiga, adalah TUNGGU, artinya kita disuruh menunggu sampai waktu Tuhan yang menentukannya.  Menurut pendapat saya itu adalah perspektif manusia saja.  Sebab siapakah yang dapat mengerti jalan pikiran Tuhan, sementara kita hanya mahluk ciptaanNya saja.

Tidak seorangpun mengerti dan memahami pikiran TUHAN, rencana TUHAN. Perspektif Tuhan tidak sama dengan perspektif kita. Titik tolak berpikir Tuhan tidak sama dengan manusia. Kalau sama, berarti dia bukan Tuhan dan hanya ciptaan yang sama dengan kita.  Bagaimana mungkin kita membantah fakta bahwa Tuhan menciptakan Matahari yang menyinari seluruh dinia dengan merata. Memberi kehidupan pada tumbuh-tumbuhan yang pada gilirannya akan memberi makan kepada hewan maupun manusia. Tidak peduli manusia baik atau jahat, tidak peduli hewan jinak atau hewan buas. Semua mendapat bagiannya.

Lantas mengapa kita berdoa meminta untuk selalu dikabulkan? Apa alasan terbesar kita menuntut Tuhan mengabulkan doa kita. Ibarat orang melakukan penjualan sebuah produk, ambillah contoh sabun cuci piring cair modern. Produk ini harganya ekonomis, aman bagi manusia, tidak meninggalkan limbah berbahaya bagi lingkungan, membersihkan lebih banyak kuman dalam waktu singkat, melindungi piring/gelas dengan lapisan khusus yang bisa bertahan sampai 12 jam. Ini misalnya bener-bener ada maka saya katakan bahwa ada alasan kuat untuk membeli produk ini.

Kembali kepada doa-doa permohonan kita tadi, sebaik apakah kita sehingga Tuhan layak mengabulkan doa-doa kita? Apakah perbuatan baik kita mampu melebihi yang dilakukan Tuhan terhadap kita? Saya kita tidak seorang mampu melakukannya. Jadi bagaimana kalau boleh saya katakan bahwa setiap manusia diberikan kesadaran untuk bersyukur terhadap apa saja yang sudah dimintanya. Bukan karena ia merasa seolah olah sudah menerimanya. Tetapi memang semuanya sudah disediakan oleh Tuhan sehingga kita hanya layak untuk mensyukurinya, tidak lebih dan tidak kurang. Untuk setiap epristiwa yang boleh kita alami. Terpujilah nama Tuhan

KASIR DAN KOPI CELUP YANG TERLUPAKAN

Saya cukup terkejut ketika pada suatu siang saat saya berbelanja di Superindo Jl. Parangritis Yogya. Pasalnya saat saya membayar barang belanjaan di Kasir, mbak Kasir menegur saya:”Pak ngga jadi ambil kopinya?” Memang kemaren saya baru saja membeli kopi drip dari Brand Esvenco, saat itu saya ditawari untuk mencoba Kopi Kapal Api Celup yang baru saja dipromosikan di Superindo dengan harga khusus. Saya menolaknya karena saya pikir nanti setelah kopi ini habis, barulah saya akan mencoba kopi kapal api celup tersebut.


Ehh ternyata keesokan harinya, saya berbelanja lagi karena ada barang yang mendadak saya perlukan yaitu fillet ikan tilapia, itu saja. Eh ternyata si kasir masih mengingat saya, kemudian Kembali “mendesak” menawarkan kopi kapal api celup lagi. Dan akhirnya saya pun membelinya satu box berisi 5 sachet.

Saya masih menduga-duga peristiwa itu, apakah memang Kasir Superindo diberi SOP untuk menawarkan produk-produk promo sebagaimana mereka juga menawarkan produk Tebus Murahnya di saat konsumen membayar di kasir? Atau memang inisiatif mereka sendiri untuk menawarkan produk promo dengan harga khusus tersebut, Kopi Kapal Api celup satu box harga normal Adalah 20.990 sementara harga promo nya hanya Rp 16.000 per box isi 5 sachet. Saya masih percaya bahwa yang terakhirlah yang sebenarnya terjadi. Tetapi menurut saya si kasir cukup punya daya ingat yang bagus terhadap konsumennya. Sebab ia menegur saya dengan kalimat,”Bapak kemarin yang membeli kopi bukan?”. Atau bisa juga dia melihat belanjaan saya kemaren melalui layer monitor yang mungkin saja sudah disiapkan oleh system.

Tetapi ngomong-omong Kopi Drip dari Brand Esvenco sungguh nikmat rasanya, kopi tersebut dalam 1 bag berisi 10 gram ( sementara Kopi kapal api celup hanya 8 gram per bag ). Saya selalu memilih kopi drip jika ngopi karena saya akan merobek bag nya lalu menaruhnya pada filter kopi dan kemudian memprosesnya dengan V60. Tentu dengan mencampurnya dengan Susu sedikit dari produk Savoria Milk Life serta melengkapi rasa manisnya denga Stevia Beeru cair yang bisa diperoleh di apotek K24. Serbuk kopi yang dipergunakan dalam kopi drip Adalah serbuk kopi dengan gilingan kasar sehingga Ketika diproses dengan metode V60 masih bisa, berbeda dengan kopi kapal api yang tubruk atau kopi apapun yang dipakai untuk kopi tubruk pasti akan digiling super halus dengan tujuan agar kopi minim ampas saat dikonsumsi. Cobain ya saran saya……

Mal terbesar di Semarang

 Hari kamis saat libur Idul Adha Indonesia tanggal 27 Mei 2026, saya menyempatkan diri pergi ke Semarang yang saat ini dikabarkan sedang punya mal terbesar di Jawa Tengah (?) . Yah mungkin saja, karena saya melihat pengembang mal ini cukup besar. Nama lengkap mall itu adalah 23 semarang shopping centre dengan pengembang PT Indonesian Paradise Property bekerja sama dengan BINUS.  Memang lokasinya ada di area tersendiri di semarang bagian barat. Menempati lahan seluas 65.000 meter persegi duuuh luas banget deh. Mall ini mengusung konsep Lifestyle retail dengan mengkombinasikan ruang tertutup dengan ruang terbuka hijau. jadi ada beberapa bagian mall yang dibuat garden/taman sehingga pengunjung tidak harus nongkrong di dalam mall saat ingin duduk-duduk. Kita bisa duduk di luar sambil menikmati udara alami nan sejuk atau panas untuk saat ini tanpa harus kedinginan.

Untuk lokasi parkirnya saya melihat mungkin belum terbangun semuanya ya, mobil-mobil parkir di ruang terbuka tanpa atap, sehingga cukup panas jika siang hari. Saat saya berkunjung ke sana pansa mencapai 32 derajat celcius.  Mungkin saya belum menemukan lokasi parkir indoor atau mungkin memang tidak ada ya?

Sebagian besar tenant-tenant nya belum buka, karena memang masih soft opening pada 23 Mei 2026, tanggalnya di pas kan dengan nama mall nya yang memakai angka "23". Tapi yakin ini tidak sama dengan outlet 23. Tetapi (developernya) sama dengan Pasir Kaliki 23 bandung, sama dengan Beach Walk Bali..  Tenant yang terkenal cukup banyak: Hero supermarket, Azko, Asics sepatu, Tas Lojel, Tas Thule, Sport Station dll. Di food court nya juga tersedia macam-macam makanan Bakso Afung juga ada.

Oh ya sinyal handphone di sana sangat lemah atau bahkan mati, tetapi mall menyediakan sinyal wifi grats di dalam gedung sehingga kita tetap bisa terhubung dengan dunia luar seandainya harus bertelepon atau komunikasi lewat whatsapp atau media sosial.

Silakan mampir kalau sedang ke Semarang. Menurut saya kalau sudah buka semua gerainya, wuaah sangat-sangat besar deh




Sederet nama

 Tetiba saya teringat wanita-wanita yang menjadi sahabat almarhumah Ibu saya. Sahabat-sahabat ibu saya kebanyakan adalah wanita-wanita single ( tidak berkeluarga ), entah mengapa bisa demikian. Padahal ibu saya tergolong angkatan baby boomers tetapi menurut saya, banyak juga di lingkarannya tante-tante yang tidak menikah. Saya memanggil temen-teman ibu saya dengan tante. Mereka semua kebanyakan bermukim di Jogja, mereka sering mengajak saya jalan-jalan ketika saya ke Jogja bersama ibu, ibarat sudah seperti keponakan mereka. Waktu itu saya masih kecil, usia 6 tahunan. Beberapa nama yang saya ingat adalah Lie Hong Nio, Tante Mari, Tante Bo Tan, Tante Pin, Tante An Lie, tante Jing Nio,  mungkin masih banyak lagi tetapi saya tak bisa mengingatnya. Relasi persahabatan mereka sangat dekat, sudah seperti saudara sendiri. Saya pastikan sebagian besar teman teman ibu saya itu sudah pada wafat. Kalau masih hidup maka ibu saya berusia 91 tahun.  Jadi sekalipun saya menulis nama-nama di blog ini saya tidak yakin ada kerabatnya yang membaca tulisan ini. Sebab mereka rata-rata tidak menikah.