
Almarhum menderita sakit lever pada akhir hayatnya, sempat dirawat dirumah sakit 3 hari namun karena livernya tak berfungsi maka dibawa pulang kerumahnya kembali. Yang memprihatinkan hingga akhir hayatnya, SK pensiun almarhum sebagai anggota TNI AD belum juga turun. Putri keenam almarhum, Gadarina mengatakan demikian.
Almarhum tidak bisa berjalan karena pernah disetrum sebanyak 22 kali semasa Orde Baru sehingga sumsum tulang belakangnya kering. Bahkan almarhum dipenjara selama 14 tahun tanpa proses persidangan.
Selama ini, Soekardjo dianggap sebagai seorang tokoh kontroversi berkaitan dengan lahirnya Supersemar. Soekardjo dulunya adalah anggota TNI AD dan mantan anggota sekuriti Istana Bogor menyaksikan Bung Karno menandatangani naskah Supersemar dibawah todongan pistol oleh 4 orang jenderal.
Sumber : Kedaulatan Rakyat dan Detikcom
Tidak ada komentar:
Posting Komentar